Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/prithakh/public_html/wp-includes/cache.php on line 35

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/prithakh/public_html/wp-includes/query.php on line 15

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/prithakh/public_html/wp-includes/theme.php on line 505

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/prithakh/public_html/wp-includes/cache.php:35) in /home/prithakh/public_html/wp-rss.php on line 8
CeRiTa PriTh@ http://prithakhalida.com kumpulan cerpen yang kadang lucu, haru, tapi lebih sering garing kayak kerupuk... Tue, 12 Jan 2010 07:37:21 +0000 http://backend.userland.com/rss092 en Layang-Layang Kupu-Kupu Aku benci pada layang-layang. Jangankan melihat dan menikmati gemulai liukannya di udara, melihat benda itu menyangkut di kabel listrik saja sudah bisa membuatku mual. Dan, uffh… sekarang kertas berkerangka itu sedang musim dimainkan oleh anak-anak di sekitar tempat tinggalku. Ingin sekali rasanya mengusir mereka dan membakar semua layang-layangnya. Tapi untunglah ... http://prithakhalida.com/2009/08/03/layang-layang-kupu-kupu/ Satu Hari di Bulan Januari ... http://prithakhalida.com/2009/01/30/satu-hari-di-bulan-januari/ Buku Harian Acit ... http://prithakhalida.com/2008/12/10/buku-harian-acit/ Pernikahan Impian Fitta ... http://prithakhalida.com/2008/11/28/pernikahan-impian-fitta/ Mrs. Clean ... http://prithakhalida.com/2008/08/28/mrs-clean/ Pada KM 57 Aku duduk di sudut sebuah restoran siap saji yang terletak di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat. Nanar kupandangi jalanan di luar kaca. Puluhan kendaraan lalu-lalang di sana. Mereka saling menyalip satu sama lain, seolah sedang mengejar sesuatu. Ah, apa sih yang tak perlu dikejar di kota ini? Semuanya membutuhkan kecepatan yang ... http://prithakhalida.com/2008/04/01/pada-km-57/ Bayu…oh Bayu…                                                                                                Pritha Khalida  Sekali lagi aku mematut-matut diri di hadapan cermin berukuran satu meter yang terpasang pada lemari kayu di sudut kamarku. Disana kulihat ada pantulan seorang gadis remaja yang tampak serasi sekali dengan kemeja putih dan rok abu-abu. Hmmh, menurutku sih rok sepanjanglima senti di bawah lutut ini agak ... http://prithakhalida.com/2007/10/08/bayu%e2%80%a6oh-bayu%e2%80%a6/ Kucing Kucing Rayya                                                                                                                                                                                                                                                                                      Pritha Khalida                        “Haatsyi!” untuk kesekian kalinya aku bersin pagi ini. Ergh! Ini pasti gara-gara peliharaan gadis sok ‘pintar-cantik-lugu’ itu.            Namanya Rayya. Dia adik tiri yang baru saja kudapatkan setelah Papa menikah lagi sama tante Renata. Umurnya enam belas, tepat satu tahun di bawahku. Tapi karena dia pernah masuk kelas akselerasi, ... http://prithakhalida.com/2007/08/24/kucing-kucing-rayya/ Mesin Waktu                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Pritha Khalida Bruk!            Aku melemparkan map yang berisi file proposal skripsiku yang sudah penuh dengan tulisan bertinta merah-perbaikan dari dosen pembimbingku yang super-perfeksionis itu. Mesti kembali hari senin jika ingin seminar semester ini, begitu pesan dosenku sebelum kami berpisah di lorong kampus tadi.            Kerjaan bertambah lagi… Artinya, aku kembali nggak ... http://prithakhalida.com/2007/08/08/mesin-waktu/ Nama Saya Titin                   Pritha Khalida       Perempuan berusia empat puluhan di hadapanku tampak serius membuka-buka map. Sesaat ia mengamatiku, menaikkan kacamata silindrisnya hingga tepat di pangkal hidung.              “Nama lengkap saudara?”            “Titin, Bu.” Jawabku dengan sopan.            “Lengkapnya?”                     “Tidak ada, Bu. Hanya Titin.”            “Hmmm…Perusahaan kami membutuhkan seorang sekretaris yang ulet, disiplin dan menguasai bahasa Inggris pasif ... http://prithakhalida.com/2007/07/30/nama-saya-titin/